WARALABA BAKSO BTM KREZZNYA TULANG MUDA

Bisa Untung Rp 3 Juta per Bulan 

  • Modal Rp 20-25 Juta 

  • 9 Bulan Bisa Balik Modal

Siapa yang tabakso2k suka bakso? Makanan berbentuk bulat ini memang cukup populer. Tak heran setiap gerai bakso tak pernah sepi pelanggan. Peluang inilah yang coba ditawarkan Wahyu Parmono. Dengan investasi Rp 20 juta, Anda sudah bisa jadi pengusaha bakso yang maknyus dan berbeda dari pelaku usaha bakso lainnya.

 

Seperti apa peluang usaha waralaba bakso yang menjanjikan balik modal 9 bulan ini???

 

            Hobi traveling dan wisata kuliner mempertemukan Wahyu Parmono dengan menu bakso yang terbuat dari campuran tulang muda. Rasanya bakso yang beda rupanya menarik Wahyu sapaan akrabnya mengajak kerja sama pedagang bakso tersebut. Sayang tawarannya tersebut ditolak.

            Meski bertepuk sebelah tangan, tak membuat suami dari Yuli Dwi Aryanti patah semangat. Dengan dibantu rekannya yang kebetulan seorang koki, Wahyu mencoba membuat sendiri bakso dengan bahan baku campuran tulang muda. Uji coba pun dilakukan selama 1 bulan hingga ditemukan komposisi resep yang pas dan diminati masyarakat. Dengan modal sekitar Rp 300 juta hasil dari tabungannya beserta 2 orang rekannya, pada Maret 2010 Wahyu membuka 4 gerai bakso yang diberi nama Bakso Tulang Muda di Yogyakarta. “Saya yakin usaha bakso Tulang Muda ini berprospek cerah, makanya saya buka 3 gerai sekaligus,” aku Wahyu.


Bakso Krezznya Tulang Muda. Sesuai namanya, bakso yang dihidangkan menggunakan bahan baku campuran tulang muda sapi yang telah di-stim dan digiling kasar dan dicampurkan dalam adonan bakso. Tak heran jika Anda menikmati Bakso Tulang Muda terasa kasar tapi memberikan sensasi rasa kenyal nikmat dan kriuk renyah. “Itulah khas Bakso Tulang Muda,” tambah pria ramah ini.

Di samping menu Bakso yang menjadi menu unggalan masih banyak varian menu bakso yang juga maknyus seperti Bakso Goreng, Bakso Tenis, Bakso Pingpong, Tahu Bakso, Bakso Halus, dan Siomay. Agar menarik, ditawarkan 5 paket di antaranya Paket Hemat, Paket Semangat, Paket Inspirasi, dan Paket Momentum dengan harga Rp 5- Rp 11 ribu per porsi sedangkan untuk paket Paket Juara yang terdiri dari Bakso Tulang Muda, Tahu Bakso, Siomay, Bakso Halus, Bakso Goreng, Bakso Pimpong, dan Bakso Tenis ditawarkan dengan harga Rp 13 ribu per porsi.

Sistem Waralaba. Larisnya bakso tulang muda buatannya menginspirasi Wahyu untuk mengembangkan usahanya melalui sistem waralaba. Terbukti sejak diwaralabakan sebulan usahanya berjalan, kini Bakso krezznya Tulang Muda telah memiliki 20 Terwaralaba yang tersebar di Jakarta, Yogyakarta, Rembang, Ungaran, Cirebon, hingga Makasar.

Menyoal legalitas usaha Wahyu mengatakan telah mengantongi izin usaha dengan bendera CV Bersama Tetap Makmoor, mendaftarkan merek Bakso Tulang Lunak ke Ditjen HKI (Hak Kekayaan Intelektual), dan membuat SOP (Standard Operating Procedure) serta mendapatkan sertifikat halal dari Departemen Kesehatan. ”Semua perizinan yang dibutuhkan sudah kita kantongi,” ujarnya bangga.

Ada dua macam pilihan investasi yaitu Paket Depot dan Paket Resto. Untuk paket Depot, investasi yang diperlukan Rp 20 juta di mana Terwaralaba akan mendapatkan gerobak, panci bakso, perlengkapan jual seperti mangkuk, sendok dan garpu, serta meja kasir dan bahan baku awal senilai Rp 700 ribu. Sedangkan untuk paket Resto investasinya Rp 25 juta yang mana Terwalaba akan mendapatkan peralatan seperti Paket Depot hanya saja bahan baku awal yang didapat lebih banyak yakni senilai Rp 1 juta.

Wahyu mengatakan, kedua investasi belum termasuk sewa tempat dan berlaku selamanya. dari investasi awal. Demi menjaga kualitas rasa, Terwaralaba (Mitra) akan mendapatkan pelatihan bagi karyawan tentang cara penyajian bakso, melayani konsumen hingga manajemen usaha bagi Mitra.

 

Selama kerja sama, Terwaralaba diwajibkan membeli bahan baku berupa bakso tulang muda, siomay, dan bakso halus seharga Rp 47,5 ribu/bungkus isi 50 butir, bakso goreng seharga Rp 22,5 ribu/bungkus isi 30 butir, bakso tenis Rp 60 ribu/bungkus isi 15 butir, bakso pingpong Rp 108 ribu/bungkus isi 40 butir, dan tahu bakso Rp 23,75 ribu/bungkus isi 25 butir. “Tidak ada minimal order bahan baku, hanya saja ongkos kirim ditanggung Mitra. Sedangkan bahan baku lain seperti mie, saus, kecap dan sambal bisa dibeli atau dibuat sendiri,” papar bapak 3 orang anak ini.

Cepat Balik Modal. Wahyu mengatakan Terwaralaba Bakso Tulang Muda bisa balik modal dalam waktu 9 bulan dengan target penjualan 100 porsi per hari. Jika target tersebut tercapai, minimalnya omset Rp 15 juta per bulan bisa Mitra peroleh. “Ya paling minim untung 3 juta sebulan sih dapet lah,” beber Wahyu. Nah agar mencapai keuntungan tersebut, pria kelahiran 26 September 1969 menganjurkan Mitra mencari lokasi usaha di tempat yang ramai seperti di pinggir jalan, di seputar lingkungan perumahan, serta di mal.

Menyoal begitu banyaknya pelaku usaha bakso di berbagai daerah, tak membuat pemilik Bakso Tulang Muda ini gentar. “Bakso kita nih unik, beda dari yang ada dan tulang mudanya terasa bener. Jadi sekali coba, pasti ketagihan,” urai Wahyu. Fakta tersebut yang membuat Wahyu yakin bahwa usaha Bakso Tulang Muda ini akan berkembang pesat di berbagai daerah. ”Pangsa pasar daerah masih sangat sedikit yang menggarap, saya yakin Bakso Tulang Muda akan diterima masyarakat jika dikembangkan di daerah,” terangnya. ADV_Fazri


 Asumsi Pendapatan Terwaralaba Paket Resto versi BTM per Bulan:

Investasi
Rp 25.000.000
Belanja Bahan Rp   6.000.000
Biaya Rp   6.000.000
     Gaji 4 orang karyawan @Rp750.000
Rp   3.000.000
     Sewa tempat
Rp   2.000.000
     Listrik, telp, transportasi
Rp   1.000.000
Omset (100 porsi x Rp 5000 x 30
Rp 15.000.000
Keuntungan bersih (20% dari omset)
Rp   3.000.000